THE ROLE OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS IN FOSTERING STUDENTS' RELIGIOUS VALUES (Field Study at SMP Negeri 2 Kesugihan)
Keywords:
Role, Islamic Religious Education Teacher, Religious ValuesAbstract
Islamic religious education in schools has often been considered unsuccessful in fostering students' religious values. The lack of awareness and indifference of each individual to religion is one of the factors that underachieves Islamic religious education in schools. This study aims to find out the role of Islamic Religious Education teachers and the factors faced by Islamic Religious Education teachers in fostering students' religious values at SMP N 2 Kesugihan.
This research is a type of field research. The approach used is a qualitative research method. Data was collected through observation, interview, and documentation methods. The subjects of this study are the principal of SMP N 2 Kesugihan, curriculum waka, Islamic Religious Education teachers and students of SMP N 2 Kesugihan. The data analysis applied is data reduction, data presentation and verification. The validity test of the data was carried out through a credibility test technique which included increasing diligence in observation and triangulation.
This study concludes that the role of Islamic Religious Education teachers in fostering students' religious values at SMP N 2 Kesugihan is inseparable from the main duties of the teachers themselves, namely by optimizing the role and duties of Islamic Religious Education teachers which are integrated in the learning process, optimizing several religious habits that are always carried out, including praying before and after learning, tadarus Al-Qur'an, congregational dzuhur prayer, reading Asmaul Husna and morning literacy, creating a religious learning atmosphere and school environment and becoming an exemplary figure for students.
References
Arifin, Z. (2011). Penelitian Pendidikan: Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Rosdakarya.
Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Asf, J., & Mustofa, S. (2013). Supervisi Pendidikan: Terobosan Baru dalam Peningkatan Kinerja Pengawas Sekolah dan Guru . Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Aviyah, E. (2014).
Aziz, A. (2009). Filsafat Pendidikan Islam. Yogyakarta: Teras.
Aziz, A. (2010). Orientasi Sistem Pendidikan Agama di Sekolah. Yogyakarta: Teras.
Azizah, N. (2016). Perilaku Moral dan Religiusitas Siswa Berlatar Belakang Pendidikan Umum dan Agama. Yogyakarta.
Dakir. (2019). Manajemen Pendidikan Karakter. In Dakir, Manajemen Pendidikan Karakter (p. 23). Yogyakarta: K-Media.
Daryanto, & Karim, S. (2017). Pembelajaran Abad 21. In Daryanto, & S. Karim, Pembelajaran Abad 21 (p. 8). Yogyakarta: Gava Media.
Dasir, M. (2018). Implementasi Nilai-Nilai Reigius dalam Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Tingkat SMA/SMK Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Agama Islam pada Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia, 2.
Depdiknas. (2011). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Djamarah, S. B. (2005). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Ihsan, H. (2007). Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Ihsan, H. (2007). Filsafat Pendidikan Islam. In H. Ihsan, Filsafat Pendidikan slam (p. 96). Bandung: Pustaka Setia.
Ihsan, H., & Ihsan, F. (2007). Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Jalaluddin. (2007). Filsafat Pendidikan Islam. Dalam Jalaluddin, Filsafat Pendidikan Islam (hal. 37). Bandung: Pustaka Setia.
Jalaluddin. (2017). Filsafat Pendidikan Islam dari Zaman ke Zaman. Depok: Rajagrafindo Persada.
Jalaluddin. (2017). Filsafat Pendidikan Islam dari Zaman ke Zaman. In Jalaluddin, Filsafat Pendidikan Islam dari Zaman ke Zaman (p. 247). Depok: Rajagrafindo Persada.
Juniarti, I. (2020). Upaya Guru PAI dalam membentuk karakter akhlak mulia anak tunarungu di sekolah inklusi permata hati Purwokerto. Cilacap: UNUGHA Cilacap.
Kepmendiknas. (2005). 3.
Madjid, N. (2010). Mayarakat Religius Membumikan Nilai-Nilai Islam dalam Kehidupan. In N. Madjid, Masyarakat Religius Membumikan Nilai-Nilai Islam dalam Kehidupan (p. 56). Jakarta: Paramadina.
Maemunawati, S., & Alif, M. (2020). Peran Guru, Orang Tua, Metode dan Media Pembelajaran : Strategi KBM di Masa Pandemi Covid-19. Serang: 3M Media Karya Serang.
Moeloeng, L. (1998). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Peneitian Kualitatif. In L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (p. 127). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. In L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (p. 157). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mubarokh, K. (2015). Peran Guru PAI dalam Menciptakan Suasana Belajar Religius di SD Negeri Kunci 01 Sidareja.
Muhadjir, N. (1998). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Roqib, M. (2016). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.
Sahertian, P. (2008). Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Saleh, A. R. (2005). In A. R. Saleh.
Shaleh, A. R. (n.d.).
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualititatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugyiono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan-Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suwarni, S. (2021, Desember Selasa). Peran Guru Pendidikan Agama Islam. (R. Mukaromah, Interviewer)
Tatang, S. (2016). Supervisi Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Usman, M. U. (2010). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zakiyah, Q. Y., & Rusdiana. (2014). Pendidikan Nilai Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: Pustaka Setia.
Zulfa, U. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Cahaya Ilmu.
Zulfa, U. (2011). Metodologi Penelitian Sosial edisi Revisi. Yogyakarta: Cahaya Ilmu.


